Menko Kesra: Anggaran PNPM 2012 Rp15 Triliun

 

 

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, anggaran program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri (PNPM Mandiri) pada 2012 diwacanakan sebesar Rp15 triliun atau meningkat dibanding 2011 yang sebesar Rp11 triliun.

“Sepertiganya berasal dari APBN dan duapertiganya pinjaman dari bank dunia,” kata Agung Laksono di Jakarta, Kamis.

Agung menjelaskan, peningkatan anggaran PNPM mandiri pada 2012 itu dilatarbelakangi oleh evaluasi pemerintah bahwa program tersebut telah berjalan baik dan sukses dalam mengurangi angka kemiskinan.

Bahkan, tambah Agung, banyak pihak yang mengusulkan dibuatnya payung hukum untuk lebih menguatkan program tersebut agar bisa diterapkan secara berkelanjutan.

“Payung hukumnya bisa saja dalam bentuk undang-undang sehingga program tersebut bisa lebih kuat dan bisa terus diimplementasikan bahkan setelah berakhirnya pemerintahan SBY-Boediono pada 2014 mendatang,” katanya.

Menurut Agung, banyak pihak yang mengakui keberhasilan dan efektifitas program PNPM mandiri khususnya dalam menurunkan angka kemiskinan.

Meski demikian, Agung mengakui bahwa masih terdapat penyelewengan dalam realisasi PNPM mandiri di lapangan yakni sekitar 0,08 persen.

“Namun demikian penyelewengan tersebut bisa dievaluasi dan pada akhirnya dicarikan solusinya agar tidak berulang di masa yang akan datang,” katanya.

Dia juga menambahkan, unsur pemerintah daerah beserta jajarannya sangat penting dalam mengawasi jalannya program tersebut hingga ke tingkat bawah.

Agung mengatakan, pemerintah akan terus melakukan koordinasi lebih kuat antar kementerian dalam mengimplementasikan program tersebut.

Menurut dia, sebagai program yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat PNPM Mandiri tidak sekadar memberikan bantuan finansial kepada masyarakat, tetapi lebih menitikberatkan pada pendampingan kepada masyarakat.

Dia juga menyebutkan, PNPM Mandiri telah menciptakan berbagai aktivitas yang mendorong berkembangnya perekonomian rakyat.

Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya perbaikan prasarana yang meningkatkan akses dan menurunkan biaya, serta peningkatan partisipasi masyarakat miskin dalam pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s