Dana PNPM 2012 Terancam Tak Cair

BOYOLALI– Penyelesaian kasus dugaan penyelewengan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Desa Pelem, Kecamatan Simo hingga kemarin masih belum tuntas. Bahkan, Corona, oknum pengurus PNPM di Kecamatan Simo yang diduga melakukan penggelapan meminta tambahan waktu satu bulan.

“Dalam pertemuan, Corona menyerahkan tambahan jaminan sertifikat tanah dan bangunan,” ujar Camat Simo, Totok Eko YP saat ditemui usai pertemuan lanjutan di aula bekas Kantor Kecamatan Simo akhir pekan kemarin. Eko menuturkan, pihaknya akan berupaya maksimal agar kasus ini segera tuntas. Sebab, bila tidak dikhawatirkan akan mengancam pencairan tahap selanjutnya.

“Tidak hanya untuk Desa Pelem saja, tetapi seluruh desa di Kecamatan Simo. Dana PNPM tahun 2012 bisa tidak cair, jika masalah ini tidak selesai.î kata Totok. Dijelaskannya, tahun ini Kecamatan Simo mendapat bantuan dari dana PNPM senilai Rp 1,05 miliar. Dari jumlah tersebut, dana yang diduga diselewengkan mencapai Rp 386 juta. Upaya penyelesaian dilakukan secara berjenjang dengan harapan dana bisa dikembalikan utuh.

Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Simo, Sukirin mengatakan, untuk menyelesaikan masalah ini diberi batas waktu satu bulan. Selain itu, PNPM untuk Desa Pelem juga tetap akan disalurkan, dengan catatan sisa dana sebesar Rp 386 juta yang diduga diselewengkan Corona, bisa lunas. (G10-89)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s